Beranda Berita KPU Bolmong Nonaktifkan PPK Pilgub Sulut 2020

KPU Bolmong Nonaktifkan PPK Pilgub Sulut 2020

Lolak – Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menunda sejumlah tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020 seiring dengan semakin meningkatnya pendemi Covid-19. Hal ini pun tentu berdampak pula pada masa kerja Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Tahun 2020 di lingkungan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bolaang Mongondow. Olehnya itu pada Rabu, 1 April 2020 KPU Bolaang Mongondow resmi menonaktifkan 75 anggota PPK Pilgub Sulut Tahun 2020 yang telah dilantik pada tanggal 29 Februari lalu.

Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, SDM dan Parmas, Hasrul Dumambow menegaskan bahwa keputusan penonaktifan ini berdasarkan Surat Dinas Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 285/PL.02-SD/01/KPU/III/2020 tentang Tindak Lanjut Tahapan Pemilihan Tahun 2020 oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) tanggal 24 Maret 2020 dan juga sebagai tindak lanjut Surat Edaran (SE) Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2020 tertanggal 21 Maret 2020 tentang Pelaksanaan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 179/PL.02-Kpt/01/KPU/III/2020 tentang Penundaan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19, serta Keputusan Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Utara Nomor 50/PL.02.2-Kpt/71/Prov/III/2020 tentang Penundaan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Tahun 2020 dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19.

Sementara itu Ketua KPU Bolaang Mongondow, Lilik Mahmudah menambahkan bahwa sebagai konsekuensi penonaktifan tersebut Badan Adhoc tidak akan menerima hak keuangan kecuali PPK dan sekretariat akan menerima gaji dan operasional satu bulan selama menjalankan tugas pada Maret 2020.

“Kebijakan penundaan tahapan dan penonaktifan Badan Adhoc dalam rangka mencegah semakin meluasnya penyebaran Covid-19 ini bersifat sementara sampai himbauan pemerintah  dicabut, dalam hal ini KPU Bolaang Mongondow terus berkoordinasi dengan KPU Sulawesi Utara dan KPU RI, dimohon untuk PPK se – Kabupaten Bolaang Mongondow bersabar sampai keadaan benar-benar kondusif dan semoga kita semua dijauhkan dari penularan wabah Covid-19 ini.” tutup Lilik.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini